468x60 Ads

Selamat buat Ust. Mohammad Najib Amin Muslih menantu syaikhuna KH Masbuhin Faqih yang telah mendapatkan gelar Doktor dari Al-Ahgaff University di Bidang Ushul Fiqh dengan nilai Imtiyaz dan tausiyah untuk mencetak disertasinya.
"Pondok yang muncul di permukaan provinsi Jawa Timur tahun ini ( dalam MQK JATIM) adalah Pondok Pesantren Mambaus Sholihin." ucap wakil bupati Gresik (Bpk. Qosim) di depan seluruh santri Mambaus Sholihin dan dewan asatidz.

MAMBAUS SHOLIHIN JUARA UMUM MQK JATIM MEWAKILI GRESIK 2013



 
Saat Pemenang dikarak dari Pondok putri menuju pondok putra. (Oktober 2013)







DAFTAR NAMA PEROLEHAN JUARA, KAB. GRESIK MQK TAHUN 2013

1. JUARA 1 MQK NAHWU WUSTHO PUTRI (Mambaus Sholihin)
2. JUARA 1 MQK TARIKH WUSTHO PUTRI (Mambaus Sholihin)
3. JUARA 1 MQK BALAGHOH WUSTHO PUTRI (Mambaus Sholihin)
4. JUARA 1 MQK TARIKH ULA PUTRI (Mambaus Sholihin)
5. JUARA 1 MQK FIQIH ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)
6. JUARA 1 MQK TARIKH ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)
7. JUARA 1 MQK BALAGHOH ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)
8. JUARA 2 MQK FIQIH ULA PUTRA (Mambaus Sholihin)
9. JUARA 3 MQK AKHLAQ ULA PUTRA (Mambaus Sholihin)
10. JUARA 2 MQK TARIKH ULA PUTRI (Mambaus Sholihin)
11. HARAPAN 3 MQK TAFSIR WUSTHO PUTRA (Mambaus Sholihin)
12. HARAPAN 1 MQK FIQIH WUSTHO PUTRA (PP Nurul Mubin, Balongpanggang)
13. JUARA 2 MQK NAHWU PUTRA (Mambaus Sholihin)
14. JUARA 3 MQK AKHLAQ WUSTHO PUTRA (Mambaus Sholihin)
15. JUARA HARAPAN 3 BALAGHOH WUSTHO PUTRA (Mambaus Sholihin)
16. JUARA 2 TAFSIR WUSTHO PUTRI (Mambaus Sholihin)
17. JUARA 3 MQK FIQIH WUSTHO PUTRI (Mambaus Sholihin)
18. HARAPAN 3 MQK AKHLAQ WUSTHO PUTRI (Mambaus Sholihin)
19. HARAPAN 1 MQK HADITS ULYA PUTRA (Mambaus Sholihin)
20. HARAPAN 3 MQK NAHWU ULYA PUTRA (Mambaus Sholihin)
21. JUARA 2 MQK USHUL FIQIH ULYA PUTRA (Mambaus Sholihin)
22. JUARA 3 MQK DEBAT ULYA PUTRA (Mambaus Sholihin)
23. JUARA 3 MQK JIDAL ULYA PUTRA (Mambaus Sholihin)
24. JUARA 3 MQK NAHWU ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)
25. HARAPAN 3 MQK AKHLAQ ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)
26. JUARA 3 MQK DEBAT ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)
27. JUARA 3 MQK JIDAL ULYA PUTRI (Mambaus Sholihin)

Kajian Problematika Penentuan Awal Bulan Qamariyah Di Indonesia




    Seminar dengan tema "Kajian Problematika Penentuan Awal Bulan Qamariyah Di Indonesia" beserta       
    pelatihan "Hisab Awal Bulan Qamariyah Kontemporer Dengan Sistem Hisab Ephimeris" di Pondok   
    Pesantren Mamba'us Sholihin, Suci-Manyar-Gresik (Sabtu, 5 Oktober 2013) 



Kepadamu, Mambaus Sholihin-ku



Kepadamu, Mambaus Sholihin-ku
puisi: by qohwahireng 

Di dada ini namamu jadi tugu
Membenteng dalam hati, menggema sepanjang waktu

Jika bulan purnama jatuh
Di atas taman
Malam malam jadi riang
Kantuk beranjak, canda diarak
Dan semuanya tinggal sejenak
Begitulah, malam malam riang
Yang menjejak dalam kenangan
Malam malam di tanahmu,
Mambaus Sholihin

Apa kabar syi’ir di pagi cerah
Di senja senja yang merah
Atau sepanjang hari, saat ramadhan
Datang berkunjung?
Kurindu petuah-nashihah dan mauidloh
Romo Kyai Masbuhin
Kurindu guru guru agung
Yang setia di sisi, hapuskan daki daki
Menggusur segala mendung
Semoga, semoga, senantiasa
Dihujani berkah sehat ‘afiat
Romo Kyai Masbuhin, Putra-Putri dan Semua yang di sisi
Berlimpahkan kasih-sayang Ilahi
Di dada ini, Mambaus Sholihin. Namamu jadi tugu
Membenteng dalam hati, menggema sepanjang waktu

Jika pagi menjadi awal yang bergairah
Maka di sanalah, saat keberangkatan para santri
Menuju Madrasah
Adalah pagi yang paling menggairah
Bertebar dimana-mana senyum sumringah

Dimana kutemui paling rekatnya
Simpul persaudaraan
Maka di sanalah, di atas bumi yang senantiasa teduh
Oleh jejak dzikir yang gemuruh,
Tak ada yang bisa renggangkan
Tali erat penyatuan, nasibku dan nasibmu
Bait bait gelisah para kekawan
Kita sajakkan bersama-sama
Kita tumpahkan dengan air mata yang sama

Berbanjar dalam malam panjang
Ketika lapar mendera, adalah lapar kita
Tak boleh ada tangis duka yang tumpah sendirian
lalu membikin sungai yang mengalir ke tepian
selain kita rangkai semua itu
bersama-sama dalam senyuman

di dada ini namamu jadi tugu
membenteng dalam hati, menggema sepanjang waktu

masih menggemakah alunan shalawat di segala sudutmu
pusaran benteng yang mengitari lembah ma’rifat
mendayu bersama hizib hizib dengan seribu keramat
kurindu, o, kurindu
aroma malaikat di pelataran Tuhan
turut bertasbih bersama ribuan pecinta dan perindu
rancakkan asma asma Ilah
menyulap tanah jadi sajadah

senja senja yang senantiasa bergairah
mengapi dalam alunan istighatsah
o, kurindu
nuansa Ilahi yang merasuk dalam abjad abjad
lafadz lafadz pepuji
indahnya larut bersama manusia manusia qur’ani
ramai-sepi tenggelam dalam ayat suci
langkah langkah mereka adalah alif
tegak luhur menjaga nurani
o, kurindu

dalam dada ini, Mambaus Sholihin, namamu jadi tugu
membenteng dalam hati, menggema sepanjang waktu

izinkanlah, Mambaus Sholihin.
Kuamsalkan rindu rindu ini
Dengan abjad yang paling kasturi
Dalam doa sepanjang hari,
Dalam sembahyang, dalam peraduan Tuhan
Bagaimana mungkin aku berpaling
Sedang detak jantungku tak henti menyimpanmu
Di darahku menyungai air petuah para guru
Bahkan, ribuan terimakasih mungkin tak cukup
Menjadi imbal atas segala yang kusebut ilmu
Lantaran kau dan keringat guru guruku
Mengalir dan meluapi laut makrifah
Dari muara sampai ke hulu

-terimakasih guru guruku
Kau yang telah membangun tugu dalam dada
Membentengi hatiku sepanjang waktu

Sepertiga malam kamis, 12-09-2013
di lorong kediaman mungilku

Sungkeman Hari Raya Idul Fitri 1434 H